Hotel yang Dijadikan Tempat Isolasi di Kotamobagu Diingatkan untuk Tidak Menerima Tamu Umum

  • Share
Isolasi
Ilustrasi, (Foto: Pixabay).

KOTAMOBAGU, PANTAU24.COM – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu, Tanty Korompot membenarkan ada sejumlah hotel di Kotamobagu yang digunakan untuk tempat isolasi puluhan karyawan JRBM yang reaktif Covid-19.

“Kami tetap akan mengecek keberadaan atau hal yang sama tidak hanya di 3 hotel yang saat ini jadi tempat isolasi tapi di hotel-hotel lain,” kata Tanty Korompot.

Menurut Tanty, pihaknya juga akan melakukan rapid test serta PCR bagi pemilik dan karyawan hotel tempat isolasi karyawan JRBM tersebut.

Baca Pula:  Menjaga Jarak di Tengah Pandemi, Ustad Maulana: Sudah Dianjurkan dalam Agama Kita

“Semua karyawan dan pemilik hotel akan dilakukan rapid test kemudian dilanjutkan PCR. Untuk karyawan JRBM yang tengah diisolasi, mereka akan melakukan tindaklanjut PCR kemudian hasilnya akan diserahan ke dinkes untuk dilakukan pemantauan guna memastikan sampai mereka negatif,” tegasnya.

Tanty menuturkan, koordinasi akan terus dilakukan dengan pihak hotel, terutama untuk tidak menerima pengunjung umum, selama hotel dijadikan lokasi isolasi bagi karyawan JRBM.

Fakta menarik dan bermanfaat

“Mereka (pihak hotel,red) sudah sepakat tidak akan menerima pengunjung umum. Dalam artian untuk sementara hotel hanya khusus untuk tempat isolasi karyawan JRBM yang statusnya OTG. Selanjutnya kami juga akan membuat regulasi untuk menginformasikan hal ini ke semua hotel yang ada,” terangnya.

Baca Pula:  Feature: Wabah yang Terus Diberantas

Tanty mengungkapkan, ada sejumlah hal yang diminta Pemkot untuk harus ditindaklanjuti pihak JRBM.

“Mereka siap penuhi dan sudah mengambil akses ke Dinas Kesehatan Kotamobagu untuk berkoordinasi sesering mungkin ketika membutuhkan masukan atau kerjasama dalam bentuk penanganan karyawan yang diisolasi,” tandasnya.



  • Share

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com