Vaksinasi Massal Secara Gratis di Bolmong Mulai Bergulir

  • Share
Vaksinasi massal kepada masyarakat di Puskesmas Pangian, Kecamatan Passi Timur. (Dok. Puskesmas Pangian)

BOLMONG, PANTAU24.COM-Program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mulai menyasar masyarakat umum sejak, Sabtu 26 Juni 2021.

Berbekal 3.420 dosis vaksin bermerk Sinovac, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menggelar vaksinasi massal secara gratis bagi masyarakat umum di daerah itu.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Bolmong, Yusuf Detu mengatakan, vaksinasi massal ini ditujukan kepada seluruh masyarakat Bolmong yang berusia 18 tahun ke atas.

“Jadi bagi masyarakat bolmong, silakan datang ke Puskesmas dengan membawa e-KTP untuk membutikan bahwa usia di atas 18 tahun,” kata Yusuf, saat dihubungi via pesan WhatsApp, Minggu, 27 Juni 2021.

Baca Pula:  Update 5 April: Covid-19 Indonesia Bertambah 183 Kasus, Total 2.273 Kasus

Lebih lanjut dijelaskan, layanan vaksinasi Covid-19 secara gratis kepada masyarakat ini guna membantu percepatan program vaksinasi nasional sebagaimana diinstruksikan Presiden Jokowi. Ia menuturkan, vaksinasi gratis ini akan menggunakan vaksin Sinovac, produksi Bio Farma.

Fakta menarik dan bermanfaat

“Kita pastikan stok vaksin aman. Tidak akan habis lagi,” jelasnya.

Sementara itu, selain penyuntikan massal kepada masyarakat umum, vaksinasi ini juga menyasar tenaga pendidik (guru) yang sebelumnya belum disuntik lantaran kehabisan stok vaksin. Intinya, menurut Yusuf, vaskinasi Covid-19 saat ini tidak lagi ditujukan kepada kelompok-kelompok tertentu.

“Siapapun itu, silakan datang ke fasilitas kesehatan penyelenggara vaksinasi dengan membawa e-KTP,” sahutnya.

Baca Pula:  AJI Manado Gelar Webinar Lawan Infodemik untuk Tanggulangi Covid-19

Di sisi lain, pada hari pertama vaskinasi massal, Sabtu, 26 Juni 2021, petugas terlebih dahulu menyasar desa-desa yang terdekat dari puskemas.

“Untuk desa-desa yang jauh dari Puskesmas, kita akan buat pendekatan pelayanan. Mungkin akan digabung beberapa desa yang berdekatan. Itu untuk mempermudah akses warga untuk mendapatakan layanan vaksin,” tandasnya, sembari kembali mengingatkan agar masyarakat jangan takut untuk disuntik vaksin Covid-19.

“Jangan takut, karena vaksin ini sudah melalui berbagai tahapan uji klinis, termasuk fatwa Majelis Ulama Indonesia bahwa vaksin ini halal,” pungkasnya.



  • Share

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com