Kontak Senjata antara KKB dan Aparat Keamanan, 3 Warga Tewas Tertembak

  • Share
Prajurit TNI-Polri berjaga di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. (Foto: Dok. Puspen TNI)

PANTAU24.COM-Tiga warga sipil tewas saat terjadi kontak senjata antara Satgas Nemangkawi dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang sebelumnya membakar Bandara Aminggaru, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Warga sipil yang tewas merupakan Kepala Kampung Niporolome Patianus Kogoya, istrinya Petena Murib, dan Nelius Kogoya yang merupakan anak dari kedua pasangan tersebut.

“Yang meninggal kepala kampung bersama istri dan ada satu anaknya,” ujar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri di Jayapura, Jumat 4 Juni 2021.

Baca Pula:  Keindahan Bukit Jokowi Di Jayapura

Kontak senjata terjadi pada Jumat pagi. Saat itu, tim Pam Rawan melihat anggota KKB yang sedang memegang senjata masuk Kampung Niporolome. Saat terjadi kontak senjata, KKB yang diyakini pelaku pembakaran Bandara Aminggaru berlari ke perkampungan sambil melepaskan tembakan.

“Di pagi hari, terjadi lagi kontak tembak karena ada yang masuk dengan membawa senjata ke Kampung Niporolome yang bertemu dengan Tim Pam Rawan yang mengakibatkan ada masyarakat yang kena tembak,” kata Fakhiri.

Jenazah Patianus Kogoya dan Petena Murib sempat dievakuasi ke Puskesmas Ilaga untuk dilakukan autopsi. Namun, masyarakat Kampung Niporolome sempat mendatangi Polres Puncak untuk meminta penjelasan mengenai penyebab kematian kepala kampung tersebut.

Fakta menarik dan bermanfaat
Baca Pula:  Keindahan Bukit Jokowi Di Jayapura

Mereka juga meminta kedua jenazah dikembalikan agar segera dilakukan prosesi adat.

“Kita sendiri belum bisa pastikan (korban) kena peluru siapa, namun atas permintaan masyarakat di kampung, jenazah kedua almarhum itu dibawa ke kampung dan telah dilakukan pembakaran secara adat,” kata Fakhiri.(*)



  • Share

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com