Connect with us

Bolsel

27 Sangadi Terpilih di Bolsel akan Dilantik Juni

Terkait dengan masalah atau kendala pada hasil Pilsang, khususnya pada tahapan pemungutan dan perhitungan suara, ia mengungkapkan sekalipun ada gugatan, tahapan Pilsang tetap berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sebagaimana SE yang ada.

Published

on

BOLSEL, PANTAU24.COM-27 Sangadi terpilih pada Pemilihan Sangadi (Pilsang) serentak 2021 di Kabupaten Bolsel rencananya akan dilantik Juni mendatang.
“Sesuai Surat Edaran (SE) terkait tahapan pelantikan bagi Sangadi terpilih akan dilakukan pada tanggal 11 Juni 2021 mendatang,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bolsel, Ekafrie Van Gobel, dikutip e-berita.com belum lama ini.

Sementara terkait dengan pelaksanaan pelantikan akan dibahas di tingkatan Panitia Kabupaten sesuai dengan petunjuk dari Bupati. “Persiapan sekarang ini kami sedang melengkapi administrasi untuk penerbitan SK,” sambungnya.

Baca Pula:  Hari Pemungutan Suara Pilsang Serentak di Bolmong Diundur

Selain itu, lanjut Ekafrie, terkait dengan masalah atau kendala pada hasil Pilsang, khususnya pada tahapan pemungutan dan perhitungan suara, ia mengungkapkan sekalipun ada gugatan, tahapan Pilsang tetap berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sebagaimana SE yang ada.

“Tetap tahapannya jalan, walaupun ada gugatan,” ujar Ekafrie yang juga selaku Sekretaris Panitia Pilsang tingkat Kabupaten Bolsel.

Ia menambahkan, untuk teknis pelantikannya sesuai aturan dimana harus mengutamakan protokol kesehatan. “Sedangkan untuk mekanisme pelaksanaan akan kami koordinasikan ke Pemprov dalam waktu dekat ini,” pungkasnya.

Fakta menarik dan bermanfaat
Baca Pula:  Optimis Bangun Desa Tolondadu, Ramang Pulumuduyo Resmi Daftarkan Diri Sebagai Calon Sangadi

Sekadar informasi, pada pesta demokrasi Pilsang serentak ini dilaksanakan di 27 Desa se Kabupaten Bolsel. Sedikitnya ada 72 kontestan Calon Sangadi (Calsang) yang ikut. Proses pemilihannya pun oleh pihak panitia menyiapkan 45 titik Tempat Pemungutan Suara (TPS), dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Protkes) Covid-19 yang begitu ketat, mulai dari tahapan pencalonan, kampanye dan sampai pada hari pemilihan berlangsung.(*)