PAD Jongkok, Kinerja Dispar Bolsel Tuai Kritikan DPRD

  • Share
Foto: Obing Pakaya (kiri) dan Zulkarnain Kamaru (kanan)
Foto: Obing Pakaya (kiri) dan Zulkarnain Kamaru (kanan)

BOLSEL, PANTAU24.COM-Kinerja Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) mulai disoroti oleh DPRD Bolsel. Pasalnya, melihat besaran anggaran yang dialokasikan dalam OPD tersebut, dianggap tidak berbanding lurus dengan PAD yang didapatkan tiap tahunnya.

Seperti tahun 2020 lalu, Dispar Bolsel hanya mampu meraup PAD sebesar Rp3 juta. hal ini lantas memicu reaksi keras fraksi-fraksi di DPRD. Salah satunya, Ketua Komisi III DPRD Bolsel, Zulkarnain Kamaru.

Dalam rapat Pansus LKPJ Bupati tahun anggaran 2020 yang digelar bersama pihak Dispar belum lama ini di Kantor DPRD setempat, Zulkarnain menilai besaran PAD yang diperoleh pihak Dispar selama 2020 sama saja dengan “Nol Besar”.

Baca Pula:  Update 2 April: Covid-19 Indonesia Bertambah 113 Kasus, Total 1790 Kasus

“Setiap tahun Pemda mengalokasikan dana di Dispar berjumlah miliayar rupiah, namun anggaran yang dialokasikan sepertinya tidak memberikan dampak baik pada pendapatan asli daerah tiap tahunnya,” sentilnya.

Entah manajemen atau perencanaannya yang kurang tepat, namun menurut politisi PDI Perjuangan ini, Dispar Bolsel sudah seharusnya berbenah.

Fakta menarik dan bermanfaat

“Jika metode lama nampak kurang efektif, sebaiknya diganti. Terlebih khusus dalam meningkatkan potensi wisata di daerah ini, bila perlu libatkan konsultan dari luar, yang penting profesional. Jangan asal bangun sana-sini tanpa perencanaan yang matang,” tegasnya.

Baca Pula:  RSUD Bolmong Tak Serius Tangani Limbah Medis

Sementara itu Obing Pakaya, Anggota Pansus LKPJ dari Partai Perindo juga menyoroti sikap OPD yang dinalai tidak mampu menjabarkan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati.

“Harapan kami ke depan TAPD dalam penyusunan target PAD juga harus optimal. Apalagi lintas OPD, target PAD kebanyakan sifatnya menghayal, sementara realisasinya justru jauh dari harapan. Kami berharap, Bupati dan Wakil Bupati segera menggantikan pejabat OPD yang sudah tidak produktif,” pungkasnya.(*)

|Sumber: bumantara.id (media sindikasi pantau24.com)



  • Share

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com