Connect with us

CARI TAHU

Peningkatan Kualitas Hidup Lansia (Lanjut Usia)

Published

on

Oleh: Sheiren Mamuko (Mahasiswa Universitas Katolik De La Salle Manado)

Kualitas hidup lansia dipengaruhi berbagai faktor seperti kesehatan fisik, kesehatan psikologis, hubungan sosial dan lingkungan.

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh latihan keseimbangan terhadap kualitas hidup lansia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan keseimbangan berpengaruh signifikan, meningkatkan kualitas hidup  lansia, karena latihan keseimbangan dapat meningkatkan kesehatan fisik, kesehatan psikologis, hubungan sosial dan lingkungan.

Latihan keseimbangan lansia dapat digunakan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas hidup pada lansia di komunitas. Lansia merupakan salah satu kelompok atau populasi berisiko (population at risk) yang semakin meningkat jumlahnya.

Populasi berisiko (population at risk) adalah kumpulan orang-orang yang masalah kesehatannya  kemungkinan akan berkembang lebih buruk karena adanya faktor-faktor risiko yang memengaruhi.

Fakta menarik dan bermanfaat

Lansia sebagai populasi berisiko  memiliki tiga karakteristik risiko kesehatan yaitu, risiko biologi termasuk risiko terkait usia, risiko sosial dan lingkungan serta risiko perilaku atau gaya hidup.

Baca Pula:  Terapi Nonfarmakologi Untuk Lansia Yang Mengalami Insomnia

Latihan fisik sangat penting bagi lansia dalam meningkatkan kualitas hidup. Latihan yang teratur dapat meningkatkan hubungan sosial, meningkatkan kesehatan fisik dan kesehatan mental.

Latihan juga berperan penting dalam mengurangi risiko penyakit dan memelihara fungsi tubuh lansia. Latihan dapat mencegah kelelahan fisik karena meningkatkan fungsi kardiovaskuler, sistem saraf pusat, sistem imun dan sistem endokrin. Latihan juga dapat menurunkan gejala latihan.

Keseimbangan yang dilakukan lansia terdiri dari 8 gerakan utama yaitu: (1) pemanasan; (2) memutar bahu; (3) berjalan menyamping; (4) berjalan menyilang; (5) berjalan dengan tumit dan jari; (6) berdiri satu kaki; (7) bangun dari duduk; (8) pendinginan. (Chung, 2008).  

Latihan keseimbangan ini dilakukan 2 kali seminggu setiap pukul 09.00 WIB selama delapan minggu. Setiap latihan berdurasi 30 menit dengan masing-masing pemanasan dan pendinginan  dilakukan selama 5 menit.

Baca Pula:  Bahaya Anemia Pada Lansia

Latihan keseimbangan dapat mengkompensasi penurunan fungsi sistem muskuloskeletal, secara fisiologis, latihan keseimbangan dapat meningkatkan range of motion, kekuatan otot, total kalsium tubuh, memperbaiki koordinasi tubuh, mencegah kehilangan massa otot dan memperbaiki fungsi tubuh.

Hal ini akan meningkatkan kualitas hidup karena lansia merasa lebih sehat untuk beraktivitas. Pengaruh latihan keseimbangan paling besar terhadap peningkatan domain fisik yang terdiri dari penurunan nyeri.

Secara umum latihan keseimbangan meningkatkan kualitas hidup lansia. Peningkatan kualitas hidup lansia ini membuktikan bahwa latihan keseimbangan merupakan salah satu intervensi yang baik untuk diterapkan di komunitas.

Oleh karena itu, agar fungsi tubuh tidak terus menurun lansia perlu melakukan latihan  keseimbangan sehingga lansia tetap sehat dan berkualitas.