Lakukan Hal ini Agar Sehat di Usia Lanjut

Ilustrasi dari Pixabay.com

Oleh: Jezitcha Verenzia Djanimo (Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Katolik De La Salle Manado)

PANTAU24.COM – Tetap sehat di usia lanjut, tentunya menjadi dambaan setiap orang. Dan memelihara kesehatan sangatlah penting agar bisa aktif berkegiatan setiap hari meskipun sudah menginjak usia senja. Jika umur Anda saat ini sudah berada di atas 50 tahun, sebaiknya anda harus lebih waspada karena banyak masalah kesehatan yang akan menyerang tubuh.

Karena itulah, diperlukan persiapan yang baik sejak pra usia lanjut, (45–59 tahun), bahkan sedari muda agar kesehatan tetap prima. Meskipun sudah menginjak usia lanjut, bukan berarti aktivitas Anda harus dibatasi, Anda tetap bisa beraktifitas tanpa hambatan jika pintar menjaga kesehatan.

Sebaiknya hindari konsumsi suplemen tambahan karena bisa memperburuk kondisi ginjal. Tips yang dapat dilakukan agar lansia tetap bugar dan sehat di usia senja yaitu, melakukan medical check up secara rutin, memelihara kebersihan tubuh,memelihara kesehatan mulut, mengkonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, menjauhi asap rokok, istIrahat yang cukup,dan kelola stress.

Faktor usia yang sudah lanjut dapat menyebabkan kadar kolesterol dan gula darah meningkat. Dengan melakukan pemeriksaan secara rutin, maka bisa diketahui kondisi kesehatan tubuh yang sesungguhnya. Jika kolesterol maupun gula darah kadarnya meningkat, harus segera dilakukan penanganan dengan menghindari konsumsi makanan tinggi gula dan berlemak. Imbangi juga dengan melakukan olahraga ringan secara teratur supaya terhindar dari penyakit diabetes,obesitas,dan juga kelain jantung.

Mandi minimal dua kali sehari menggunakan air bersih dan sabun, bisa menjaga kesehatan tubuh agar terhindar dari serangan kuman berbahaya. Selain itu biasakan mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah makan serta usai melakukan aktivitas di luar ruangan. Selain bisa menjaga kebugaran, kebiasaan ini juga dapat membuat Anda nyaman saat melakukan berbagai aktivitas.

Fakta menarik dan bermanfaat
Baca Pula:  Upaya Hidup Sehat Saat Lansia

Menjaga kesehatan dan kebersihan mulut sangatlah mudah, yakni dengan rajin menggosok gigi minimal dua kali sehari. Jika Anda memakai gigi palsu, bersihkan secara teratur supaya tidak dijadikan sarang kuman penyakit yang bisa memicu sakit gigi dan peradangan pada gusi. Selain itu lakukan pemeriksaan gigi secara rutin untuk menjaga kebersihannya agar tidak terserang penyakit kanker mulut, yang banyak diderita oleh lansia yang berusia 50 tahun keatas.

Jenis makanan yang masuk kedalam tubuh tidak boleh sembarangan, harus dipilih yang kaya akan nutrisi dan baik bagi tubuh. Beberapa lansia juga dianjurkan untuk melakukan diet karbohidrat supaya berat badan tetap terjaga dan terhindar dari obesitas. Perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran yang tinggi serat supaya kebutuhan gizi tercukupi. Sebisa mungkin hindari makan goreng-gorengan, fast food, serta makanan dengan kandungan gula yang tinggi.

Olahraga ringan seperti senam, berjalan kaki, dan juga renang yang dilakukan secara teratur bisa membantu menjaga kesehatan badan agar tetap bugar. Tidak hanya itu saja, bergerak aktif saat berada di rumah seperti menyapu, membersihkan tempat tidur, serta mencuci juga dapat memelihara elastisitas sendi agar tidak kaku. Jenis penyakit yang sering diderita oleh lansia salah satunya adalah rheumatik, atau nyeri pada persendian.Masalah kesehatan tersebut muncul karena jarang melakukan olahraga sehingga timbunan asam urat pada persendian semakin bertambah.

Bahaya yang dirasakan oleh perokok pasif, jauh lebih besar ketimbang perokok aktif. Karena itu sebaiknya hindari paparan asap rokok agar kondisi beberapa organ vital tetap terjaga. Saat bepergian keluar rumah dimana banyak debu dan asap dari kendaraan bermotor, pakai masker agar iritan tersebut tidak masuk kedalam tubuh. Jika Anda merasa kondisi badan tidak sehat setelah terpapar iritan tersebut, segera minum air putih sebanyak-banyaknya agar racun yang dibawa oleh asap dan debu bisa segera dikeluarkan dari tubuh.

Baca Pula:  Bahaya Anemia Pada Lansia

Selain membuat otot menjadi rileks, istirahat yang cukup juga bisa menghindarkan Anda dari bahaya stres. Lansia yang gampang stres, kondisi emosionalnya menjadi tidak terkontrol dan ini bisa memicu munculnya gangguan jiwa yang berdampak pada menurunnya daya ingat dan kemampuan berkonsentrasi.

Bahaya kepikunan disebabkan oleh kondisi jiwa yang tidak stabil karena kurang istirahat, akibatnya akan berdampak buruk pada kesehatan badan seperti kehilangan nafsu makan sehingga berat badan akan menurun drastis. Umumnya stress banyak melanda orang yang masih muda dan aktif untuk bekerja, namun stress juga umum ditemukan pada lansia. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat stress pada lansia dapat dipengaruhi oleh kondisi kesehatan fisik,psikologis,keluarga, dan lingkungan dan pekerjaan.

Saat memasuki usia lanjut banyak anggota tubuh yang mengalami penurunan fungsi, seperti: penurunan penglihatan, pendengaran, sistem paru-paru hingga masalah pada tulang persendian. Kondisi psikologis pun berpengaruh, pola pikir dan pengambilan keputusan sangat bertanggung jawab terhadap ketenangan hati untuk mengendalikan stress.

Keluarga pun harusnya menjadi sumber positif bagi lansia, hindari untuk menimbulkan konflik keluarga. Mulailah membangun situasi yang positif untuk menjauhkan stress pada lansia. Beberapa lansia masih dapat bekerja di usia senja, walau begitu banyak hal yang akan menjadi beban pikiran hingga menimbulkan stress. Kondisi fisik dan produktifitas yang menurun hingga semakin menyempitnya lingkungan sosial mempengaruhi tingkat stress yang harus dihadapi oleh lansia.

Jika saat ini anda masih bugar, tetap jaga kesehatan tubuh dan mental anda dengan rajin melakukan olahraga ringan, dan konsumsi asupan makanan yang kaya akan gizi dan nutrisi,dan kelola stress anda. 

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com