PERISTIWA
Hacker Retas Kulkas Supermarket di Prancis, Suhu Naik hingga 50°C
Hacker meretas kulkas supermarket di Prancis, menaikkan suhu hingga 50°C, menimbulkan kerugian signifikan. Berpotensi mempengaruhi negara Eropa lainnya.
PANTAU24.com – Hacker telah meretas sistem pendingin di ratusan supermarket di Prancis pada Senin (12/10), menaikkan suhu kulkas dan freezer hingga 50 derajat Celsius. Serangan siber ini menimbulkan kerugian besar, termasuk kebakaran dan kerusakan makanan. Kantor Kejaksaan Paris mengonfirmasi bahwa serangan ini menargetkan kulkas yang terhubung jaringan di berbagai rantai ritel besar di seluruh negeri.
Dilansir dari Reuters, Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu menginstruksikan Badan Keamanan Siber Nasional Prancis (ANSSI) untuk menyelidiki insiden tersebut. Prancis telah berkoordinasi dengan negara-negara Eropa lain karena kemungkinan serangan serupa dapat berdampak ke negara seperti Spanyol, Portugal, Polandia, Jerman, dan Belgia, menurut Felix Aime, analis senior di Sekoia Threat Detection and Research.
Berbagai jaringan supermarket di Prancis mengonfirmasi dampak dari serangan ini. Carrefour melaporkan bahwa 80 supermarket mereka terdampak, sementara Monoprix menyatakan 5 persen dari total 490 gerai mereka terkena insiden serupa. Les Mousquetaires, pemilik dari Intermarche, menyatakan kulkas di 150 gerai mereka mengalami kenaikan suhu hingga 50 derajat Celsius selama enam jam semalaman, menyebabkan seluruh makanan yang terdampak mesti dibuang.
Geert de Clercq, warga Paris, menyaksikan langsung karyawan Intermarche di pusat kota Paris membuang makanan beku yang telah mencair. Dominique Schelcher, CEO jaringan supermarket Cooperative U, menyatakan:“Menargetkan peralatan yang sangat penting untuk menjaga kesegaran produk dan menjamin pasokan makanan bagi masyarakat Prancis merupakan tindakan yang sangat serius dan belum pernah terjadi sebelumnya.”
Meski belum ada estimasi pasti mengenai total kerugian yang diderita industri ritel makanan akibat serangan ini, CEO Intermarche Thierry Cotillard memperkirakan kerugian dapat mencapai puluhan juta euro dalam satu hari. Christel Delberghe, direktur jenderal asosiasi ritel Eropa EuroCommerce, menekankan pentingnya ketahanan di seluruh rantai pasok, mengatakan, “Insiden ini menegaskan pentingnya ketahanan di seluruh rantai pasok.”
Diolah dari laporan Kumparan.


You must be logged in to post a comment Login