PERISTIWA
Sejumlah Ruangan di BNPB Disegel Pasca OTT KPK
Sejumlah ruangan di BNPB disegel oleh KPK setelah OTT yang menangkap 14 orang, termasuk Sekretaris Utama BNPB.
PANTAU24.com – Sejumlah ruangan di kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) disegel setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan operasi tangkap tangan (OTT). Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi BNPB, Berton SP Panjaitan, membenarkan penyegelan ini dan menyatakan bahwa mereka menghormati proses hukum yang sedang berjalan. “Memang ada beberapa ruangan yang disegel ini demi mungkin KPK bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, tugasnya nanti mempercepat prosesnya. Jadi ada beberapa ruangan, iya,” kata Berton saat ditemui di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Rabu.
Berton belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai detail ruangan yang disegel, begitu juga mengenai nama-nama yang terlibat dalam OTT tersebut. “Seperti yang kami sampaikan tadi, kami sampai saat ini belum mendapatkan nama-nama siapa yang menjadi OTT tersebut,” jelas Berton.
Dalam operasi ini, KPK menangkap 14 orang, termasuk Sekretaris Utama BNPB, Rustian. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengkonfirmasi hal ini di Yogyakarta, Selasa lalu. “Dalam peristiwa ini, tim KPK mengamankan sejumlah 14 orang, di antaranya merupakan Sekretaris Utama atau Sestama,” ungkap Budi.
BNPB menyatakan tidak akan campur tangan dalam proses hukum yang sedang berlangsung. Berton menegaskan, “BNPB tentu menghormati kewenangan aparatur penegak hukum untuk menangani perkara ini sehingga nanti kita harapkan nanti ada pernyataan resmi dari KPK.”
Penyegelan ruangan ini bertujuan agar KPK dapat menjalankan tugasnya dengan efektif dan memastikan bahwa semua proses hukum berjalan dengan semestinya. KPK merupakan lembaga negara yang berperan penting dalam memberantas tindak pidana korupsi di Indonesia.
Diolah dari laporan Liputan 6.


You must be logged in to post a comment Login