PERISTIWA
1.813 Penerbangan Terdampak Karhutla di Indonesia
Sebanyak 1.813 penerbangan di Indonesia terdampak kebakaran hutan dan lahan, mayoritas gagal terbang akibat kabut asap tebal.
PANTAU24.com – Sebanyak 1.813 penerbangan di Indonesia terdampak oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi akhir-akhir ini, menyebabkan mayoritas penerbangan mengalami kegagalan terbang. Kondisi ini telah mempengaruhi operasional bandara di berbagai wilayah pada hari Kamis, 10 Oktober 2023.
Berdasarkan informasi dari Kementerian Perhubungan, gangguan tersebut terjadi terutama akibat kabut asap yang tebal sehingga mengurangi jarak pandang di bandara-bandara yang berdekatan dengan lokasi karhutla. “Dari total penerbangan yang terpengaruh, sebagian besar harus dibatalkan atau ditunda karena pertimbangan keselamatan,” ujar juru bicara Kementerian Perhubungan.
Selain pembatalan dan penundaan, sejumlah maskapai juga mengalihkan penerbangan mereka ke bandara lain yang kondisi cuacanya lebih baik. Bandara yang paling terdampak antara lain terletak di wilayah Sumatera dan Kalimantan, yang selama ini memang menjadi daerah paling rawan karhutla.
Pemerintah berupaya keras menangani karhutla melalui berbagai langkah, termasuk pengerahan personel pemadam kebakaran dan pemantauan ketat oleh instansi terkait. Meski demikian, cuaca kering dan angin kencang masih menjadi tantangan dalam memadamkan titik-titik api yang terus bermunculan.
Pihak Kementerian Perhubungan juga mengimbau agar masyarakat yang berencana melakukan perjalanan udara untuk terus memantau informasi terbaru terkait jadwal penerbangan, dan siap melakukan penyesuaian rencana jika diperlukan.
Diolah dari laporan Detik – Finance.


You must be logged in to post a comment Login