Connect with us

PERISTIWA

BMKG Deteksi 3.663 Titik Panas di Sumatera

BMKG laporkan lonjakan titik panas di Pulau Sumatera mencapai 3.663 titik, pengaruhi kualitas udara.

Published

on

PANTAU24.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Provinsi Riau mendeteksi lonjakan 3.663 titik panas di Pulau Sumatera. Angka ini meningkat dari 2.440 titik yang tercatat pada Senin (12/10) sore. Data ini diperbarui hingga pukul 07.00 WIB, Selasa.

Prakirawan BMKG Pekanbaru, Gita Dewi S, menyatakan Sumatera Selatan menyumbang angka tertinggi dengan 2.559 titik panas. “Selain Sumatera Selatan, titik panas cukup tinggi juga terpantau di Lampung sebanyak 471 titik, Jambi (326), dan Bangka Belitung (287),” ungkapnya di Pekanbaru, Selasa.

Wilayah Sumatera lainnya dengan titik panas termasuk Bengkulu dengan 15 titik dan Riau empat titik, tersebar di Inderagiri Hilir (2), Pelalawan, dan Siak masing-masing satu titik. Kondisi ini memicu kabut asap di Provinsi Riau, dengan konsentrasi partikulat dalam Indeks Standar Pencemaran Udara mencapai kategori tidak sehat.

BMKG mengingatkan agar warga meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, khususnya pada kesehatan pernapasan. “Kami mengimbau untuk sobat memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi aktivitas di luar rumah apabila kondisi asap semakin pekat,” tambahnya.

Kabut asap ini menyebabkan penundaan 12 penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, masing-masing enam keberangkatan dan kedatangan. Sedangkan empat penerbangan tepat waktu, masing-masing dua keberangkatan dan kedatangan.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Antara – Top News.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.