Connect with us

PERISTIWA

Karhutla di Prabumulih Meluas ke Tiga Desa, Kebun Karet Terbakar

Karhutla di Prabumulih meluas ke tiga desa, mengancam 15 hektare perkebunan karet akibat kesulitan pemadaman.

Published

on

PANTAU24.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di Prabumulih, Sumatra Selatan, meliputi tiga desa pada Jumat (9/10) malam. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Prabumulih, Sriyono, melaporkan bahwa karhutla ini merambah ke perkebunan karet warga di Desa Tanjung Batu, Desa Jungai, dan Desa Tanjung Miring di Kecamatan Rambang Kapak Tengah.

Menurut Sriyono, kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 15 hektare lahan dan menimbulkan kendala bagi petugas yang kesulitan menjangkau lokasi untuk pemadaman. Tantangan lainnya adalah kurangnya sumber air selama musim kemarau yang berkepanjangan.

“Hari ini Pemda Prabumulih melakukan pemadaman di Desa Tanjung Batu yang berbatasan dengan Tanjung Miring. Setelah dicek, lokasi masuk wilayah Ogan Ilir. Tim menyiapkan mobil tangki dan mobil damkar untuk suplai air bekerja sama dengan babinkamtibmas, pak camat, BPBD yang dikomandoi oleh Walikota Prabumulih,” ucap Sriyono.

Walikota Prabumulih, H Arlan, yang turun langsung ke lokasi, meminta warga desa turut membantu dalam upaya pemadaman dan menghimbau agar tidak melakukan pembakaran, baik pada lahan kosong maupun perkebunan. Arlan juga memerintahkan seluruh lurah, camat, serta RT dan RW untuk terlibat aktif dalam pemadaman kebakaran ini.

Kondisi kebakaran yang semakin meluas ini membahayakan lingkungan dan kesehatan warga, sehingga koordinasi dan tindakan cepat dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk mengatasi dampaknya.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.