PERISTIWA
Penyebab Harga Ayam Anjlok Terbongkar, Pemerintah Ambil Langkah
Harga ayam di kandang anjlok di bawah biaya produksi, pemerintah ambil langkah stabilisasi.
PANTAU24.com – Harga ayam di tingkat kandang tercatat mengalami penurunan hingga kisaran Rp 21.000-22.000 per kilogram, di bawah harga pokok produksi (HPP) ayam broiler yang mencapai Rp 23.000-23.500 per kilogram. Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan bahwa kondisi ini disebabkan oleh kenaikan biaya bahan baku seperti pakan yang dihargai di atas Rp 9.400 per kilogram, dengan faktor lain meliputi kenaikan harga jagung, kurs rupiah, dan biaya logistik.
Menurut Tim Direktorat Perbibitan dan Produksi Kementan, peningkatan harga pakan diakibatkan oleh harga jagung yang melonjak hingga di atas Rp 7.800 per kilogram hingga Rp 8.000 per kilogram. Kementan berupaya mengatasi kondisi ini dengan memperkuat pemantauan pasokan, distribusi, dan harga agar peternak dapat memperoleh pakan dengan harga wajar.
Pemerintah juga fokus menangani harga live bird (LB) yang di bawah HPP dengan memfasilitasi penyerapan oleh pelaku usaha dan pengendalian produksi day old chick (DOC) berbasis kebutuhan pasar. Optimalisasi pemotongan di Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) dan penyimpanan dingin turut didorong untuk meningkatkan penyerapan dan memperbaiki harga di tingkat peternak.
Berdasarkan data Kementan, produksi daging ayam ras pada 2026 diperkirakan mencapai 4,71 juta ton, sedangkan kebutuhan hanya sekitar 3,97 juta ton, mengindikasikan surplus sebesar 0,73 juta ton. Meskipun begitu, surplus tidak berarti kelebihan pasokan terjadi di setiap wilayah serta waktu yang sama, maka pengaturan produksi dilakukan terus-menerus.
Peternak dari Permindo, Asep Saepudin, mengungkapkan bahwa peningkatan biaya produksi telah terjadi sejak awal 2026. Pemerintah menegaskan bahwa langkah antisipatif harus diambil untuk menjaga keberlangsungan peternakan dengan meningkatkan serapan dan harga ayam hidup, menjaga stabilitas harga pakan dan DOC, serta menyesuaikan produksi secara terukur guna menjamin pasokan daging ayam.
Diolah dari laporan Detik – Finance.


You must be logged in to post a comment Login