PERISTIWA
Kerusakan Rumah di Sumba Akibat Gempa M6,1
Gempa magnitudo 6,1 guncang Sumba, NTT, menyebabkan kerusakan rumah dan fasilitas umum.
PANTAU24.com – Gempa bumi dengan magnitudo 6,1 mengguncang kawasan Kodi, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur pada Minggu (4/10/2026) pagi. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), setidaknya 20 rumah warga dan beberapa fasilitas umum mengalami kerusakan. Guncangan dirasakan cukup kuat di Kabupaten Sumba Barat Daya dan Kabupaten Sumba Barat.
Hasil pendataan sementara menunjukkan 20 unit rumah terdampak, terdiri dari 19 unit rusak ringan dan 1 unit rusak sedang. Kerusakan tersebar di beberapa desa, seperti Waikadada, Weerena, Bondo Kodi, dan Homba Karipit. Selain rumah warga, tiga fasilitas ibadah mengalami kerusakan ringan, termasuk Gereja Pantekosta Victory Billa Cenge, Gereja Pantekosta Jata Ngedo Bila Cenge, dan Gereja Katedral Waitabula.
Satu fasilitas pendidikan, SDK Manu Toghi, dan satu fasilitas umum, Balai KB Desa Wallandimu, juga terdampak. Di Kabupaten Sumba Barat, tiga unit rumah/asrama Koramil mengalami kerusakan ringan. Selain itu, satu orang mengalami luka ringan akibat tertimpa reruntuhan, namun sudah mendapatkan penanganan medis dan menjalani rawat jalan.
Kondisi sempat membuat masyarakat keluar rumah ketika guncangan terjadi, namun situasi kembali kondusif tanpa adanya potensi tsunami. BPBD Kabupaten Sumba Barat Daya dan Sumba Barat segera mendirikan posko awal penanganan bencana di Lapangan Makodim 1629/Sumba Barat Daya.
BNPB terus melakukan monitoring dan koordinasi dengan BPBD Provinsi NTT untuk memutakhirkan data terkait dampak gempa. Masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada terhadap gempa susulan, serta mengikuti informasi resmi dari BNPB, BMKG, dan instansi terkait lainnya.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.


You must be logged in to post a comment Login