Connect with us

PERISTIWA

Akademisi Puji Kunjungan Wapres Gibran ke Batang

Akademisi puji kunjungan Wapres Gibran ke Batang, Jawa Tengah, dalam memastikan penanganan kasus keracunan.

Published

on

PANTAU24.com – Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming ke Kabupaten Batang, Jawa Tengah, untuk menemui korban dugaan keracunan makanan mendapat apresiasi dari kalangan akademisi. Guru Besar Ilmu Politik UPI, Cecep Darmawan, menilai kehadiran langsung pemimpin di lokasi penting untuk memahami situasi dan memastikan langkah penanganan.

Dalam kunjungan yang dilakukan pada Senin (28/9), Wapres menyempatkan bertemu dengan korban dan keluarga mereka, serta memastikan proses investigasi dan penanganan kesehatan berjalan. Menurut Cecep, hadirnya seorang pemimpin di lapangan menunjukkan bahwa keputusan tidak semata diambil dari balik meja, tetapi juga berdasarkan penilaian langsung atas permasalahan yang dihadapi masyarakat.

“Kehadiran langsung pemimpin sangat penting karena kepemimpinan pada dasarnya bukan hanya soal mengambil keputusan dari balik meja, tetapi juga kemampuan merasakan dan memahami persoalan masyarakat secara langsung,” ujar Cecep pada Rabu (30/9).

Cecep mengingatkan bahwa kehadiran fisik seorang pemimpin harus dibarengi dengan tindakan kelembagaan untuk memastikan informasi dari lapangan diimplementasikan dalam bentuk keputusan dan perbaikan kebijakan. Selain itu, permintaan maaf Wapres kepada korban dipandang sebagai langkah empati yang perlu diikuti dengan tanggung jawab konkret untuk menyelesaikan masalah.

Jumlah warga yang diduga mengalami keracunan di Kabupaten Batang dilaporkan mencapai 498 orang. Kasus ini menarik perhatian dari berbagai pihak, termasuk Badan Gizi Nasional yang mengambil langkah menghentikan operasional SPPG Tanjungsari 1. Pemkab Batang memastikan kondisi kesehatan pasien telah berangsur membaik.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.