Connect with us

PERISTIWA

Iran Luncurkan Rudal Anti-Kapal, Delapan Tentara AS Jadi Korban

Rudal jelajah anti-kapal dari Iran mengenai kapal AS di Selat Hormuz, menyebabkan delapan tentara marinir terluka.

Published

on

PANTAU24.com – Iran dilaporkan telah meluncurkan rudal jelajah anti-kapal yang mengenai kapal milik Amerika Serikat di kawasan Selat Hormuz, melukai delapan tentara marinir AS. Para marinir tersebut terluka dalam serangan yang terjadi saat mereka sedang melaksanakan operasi pendaratan.

Menurut informasi yang dihimpun dari NBC News pada Selasa (29/9/2026), delapan tentara yang terluka terdiri dari tujuh personel tamtama dan satu perwira. Pejabat AS yang tidak disebutkan namanya menyatakan bahwa para korban mengalami inhalasi asap dan kemungkinan cedera otak traumatis, namun tidak ada yang terluka parah. Tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai jenis kapal yang menjadi sasaran rudal Iran tersebut.

Pentagon belum memberikan tanggapan resmi mengenai insiden tersebut. Sebelumnya, beberapa laporan mengenai serangan dari Iran telah diterbitkan oleh sejumlah media sejak awal bulan ini. Peristiwa itu terjadi di tengah meningkatnya angka korban akibat konflik AS dengan Iran, yang bahkan pada minggu lalu telah menewaskan 37 personel militer AS dalam Operasi Luar Negeri. Hingga saat ini, total 861 tentara AS terluka dalam berbagai serangan.

Perselisihan antara AS dan Iran telah berlangsung sejak perang dimulai akhir Februari lalu, menyusul serangan AS dan Israel terhadap Iran. Konflik ini menimbulkan dampak signifikan pada pasar global minyak karena gangguan di Selat Hormuz, jalur transit minyak penting.

Sementara itu, pembicaraan untuk mengakhiri perang antara kedua negara masih berlangsung dengan melibatkan mediator internasional. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, menyatakan Iran telah mengajukan solusi untuk menghentikan perang tersebut, termasuk usulan gencatan senjata baru. Gencatan senjata ini mencakup berbagai permintaan dari pihak Iran seperti pencairan aset mereka yang dibekukan dan penghentian blokade.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.