PERISTIWA
Wakil Presiden Tanzania Mundur Setelah Bentrok dengan Presiden
Wakil Presiden Tanzania, Emmanuel Nchimbi, mundur setelah berselisih dengan Presiden Samia Suluhu Hassan, dalam langkah bersejarah bagi negara tersebut.
PANTAU24.com – Wakil Presiden Tanzania, Emmanuel Nchimbi, secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Agustus 2026. Keputusan ini menandai kali pertama dalam sejarah Tanzania seorang wakil presiden mengundurkan diri, menyusul laporan perselisihan dengan Presiden Samia Suluhu Hassan dalam beberapa minggu terakhir.
Berdasarkan informasi dari BBC International, keputusan mendadak ini terjadi setelah Emmanuel Nchimbi dan Presiden Samia terlibat dalam perselisihan. Dalam unggahan singkat di akun Instagram pribadinya, Nchimbi menyatakan pengunduran diri untuk menghormati keinginan presiden, yang juga telah dikonfirmasi oleh pihak kepresidenan dan sumber internal kantor wakil presiden.
Emmanuel menyatakan akan pensiun dari kehidupan publik pada akhir pekan depan. Pengunduran dirinya terjadi kurang dari satu tahun setelah dilantik mendampingi Presiden Samia, hasil kemenangan mereka dalam pemilu yang berlangsung pada Oktober tahun lalu dan disertai sengketa. Pemilu ini berakhir dengan protes yang menewaskan sedikitnya 500 orang, berdasarkan penyelidikan resmi, dan dikecam oleh kelompok oposisi dan organisasi hak asasi manusia atas dugaan kekerasan berlebihan yang dilakukan pasukan keamanan.
Terkait keputusannya untuk mundur, Emmanuel menyebutkan komitmennya kepada Samia bahwa ia siap meninggalkan posisi jika sang presiden ingin memiliki wakil baru. “Saya telah menjadi yakin, tanpa keraguan, bahwa presiden menginginkan perubahan, dan oleh karena itu saya telah memutuskan untuk memenuhi janji saya,” ungkapnya. Ia berterima kasih kepada presiden, partai Chama Cha Mapinduzi (CCM), serta rakyat Tanzania atas dukungan mereka, dan menegaskan meninggalkan jabatan sesuai konstitusi.
Keretakan dengan Samia diyakini berkaitan dengan pernyataan kontroversial Emmanuel yang mendorong rakyat Tanzania memperjuangkan konstitusi baru. Ia menggambarkannya sebagai langkah penting untuk menghadapi ketidakadilan dan memperkuat tata kelola pemerintahan. Emmanuel yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal CCM, Menteri Informasi dan Dalam Negeri, serta Duta Besar untuk Brasil dan Mesir, kini memilih untuk mengundurkan diri dari jabatan wakil presiden.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.


You must be logged in to post a comment Login