PERISTIWA
Mercedes-Benz Ancam Tutup Dua Pabrik di Jerman
Mercedes-Benz menghadapi tantangan biaya produksi yang tidak berdaya saing, bisa menutup dua pabrik di Jerman.
PANTAU24.com – Produsen mobil mewah asal Jerman, Mercedes-Benz, sedang menghadapi tantangan besar terkait biaya produksi yang dianggap tidak berdaya saing dibandingkan standar internasional. Kondisi ini memicu potensi penutupan dua pabrik produksinya di Jerman karena tingginya upah tenaga kerja. Mercedes-Benz menyatakan keprihatinannya terhadap situasi ini dan berupaya mempertahankan segala lini produksinya di negeri asal mereka.
“Perusahaan ingin mempertahankan pabrik dan lapangan kerja di Jerman. Namun untuk melakukan itu, kami membutuhkan kondisi kerangka kerja yang meningkatkan produktivitas di Jerman,” demikian pernyataan resmi Mercedes-Benz yang dikirimkan melalui email kepada Reuters, Jumat (25/9/2026).
Michael Schiebe, kepala produksi Mercedes, berbicara kepada para pekerja di pabrik berusia 111 tahun di Sindelfingen, memperingati bahwa penutupan pabrik memang mungkin terjadi jika biaya produksi tidak segera ditekan. “Tujuan utama kami adalah mempertahankan semua lokasi kami di Jerman. Hal ini membutuhkan komitmen bersama terhadap langkah-langkah penghematan biaya,” kata Schiebe.
Schiebe menambahkan bahwa tanpa langkah penghematan yang signifikan, Mercedes-Benz terpaksa menutup satu pabrik perakitan dan satu pabrik komponen mesin di Jerman. Sejauh ini, belum ada pengumuman resmi mengenai pabrik mana yang terancam untuk ditutup.
Potensi penutupan pabrik ini menuai kecaman dari serikat buruh yang menilai pernyataan tersebut sebagai ancaman semata. “Mengancam penutupan pabrik bukanlah cara untuk membentuk masa depan. Siapa pun yang menggunakan ancaman seperti itu harus siap menghadapi perlawanan tegas kami,” tegas juru bicara dewan pekerja umum Mercedes, yang mewakili karyawan pusat perusahaan. “Jika dewan manajemen yakin dapat menekan karyawan dengan ultimatum ‘konsesi atau penutupan pabrik,’ jawaban kami adalah ‘tidak akan terjadi selama kami masih menjabat’,” tambahnya.
Diolah dari laporan Detik – Finance.


You must be logged in to post a comment Login