Connect with us

PERISTIWA

Indonesia Dorong Kerja Sama Global di Sektor Transportasi

Indonesia dorong kerja sama global di sektor transportasi, kata Wakil Menteri Perhubungan Suntana pada GSTF 2026 di Beijing.

Published

on

PANTAU24.com – Wakil Menteri Perhubungan Suntana menegaskan komitmen Indonesia dalam menjalin kerja sama internasional guna membangun transportasi yang efektif, aman, dan terdigitalisasi. Komentar tersebut disampaikannya di sela-sela acara “Global Sustainable Transport Forum” (GSTF) 2026 di Beijing, China, pada 22-23 September 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Suntana menekankan pentingnya berbagi informasi dan pengalaman antarnegara untuk meningkatkan kualitas transportasi. “Satu hal yang paling penting dalam membangun transportasi yang paling bagus dan terhubung adalah kerja sama antarnegara. Saling menukar informasi, saling menukar pengalaman,” ujarnya.

GSTF 2026 digelar sebagai platform kolaborasi untuk mengatasi isu-isu transportasi berkelanjutan dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB. Acara ini juga dihadiri oleh menteri transportasi dari berbagai negara seperti Albania, Angola, dan Singapura. Dalam forum ini, diadopsi kerangka kerja “Framework on Global Sustainable Transportation Development and Cooperation Initiative”, yang bersifat terbuka dan tidak mengikat.

Suntana juga berbagi pengalaman Indonesia dalam menggunakan teknologi AI dan digitalisasi untuk memperbaiki sistem transportasi. Meskipun tidak ada kesepakatan formal dalam bentuk MoU, Indonesia mendukung inisiatif “platform” kerja sama yang diinisiasi China dalam GSTF 2026 tersebut.

Di sela-sela kegiatan tersebut, Suntana memimpin delegasi Indonesia dalam “The 12th APEC Transportation Ministerial Meeting” dan menyampaikan permintaan dukungan dari APEC untuk pencalonan Indonesia di dewan International Civil Aviation Organization (ICAO) Part III.

Fakta menarik dan bermanfaat

Kementerian Perhubungan, dalam pernyataan tertulisnya, menyoroti upaya Indonesia mendukung dekarbonisasi melalui elektrifikasi kendaraan dan pengembangan transportasi massal perkotaan. Inisiatif ini bertujuan mengurangi kemacetan dan meningkatkan transportasi multimodal. Di sektor maritim dan penerbangan, Indonesia juga fokus pada penggunaan bahan bakar rendah karbon dan sistem tenaga surya untuk pelabuhan.

Diolah dari laporan Antara – Top News.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.