Connect with us

PERISTIWA

Sirajudin Lasena Ditangkap KPK dan Profil Kekayaannya

Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut, diamankan KPK dalam OTT terkait proyek jalan, dengan total harta Rp 1,2 miliar.

Published

on

PANTAU24.com – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, diamankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin, 21 September. Operasi ini menjerat Sirajudin terkait dugaan penerimaan uang dalam proyek jalan Dinas PUPR Bolmut. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan 14 orang, termasuk Sirajudin yang ditangkap di Jakarta bersama empat orang lainnya.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa mereka yang diamankan terdiri dari bupati, kepala dinas, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta pihak swasta. Saat ini, proses pemeriksaan terhadap para pihak tersebut masih berlangsung.

Profil Sirajudin Lasena
Sirajudin Lasena lahir di Boroko, Bolaang Mongondow Utara, pada 8 Januari 1975. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi (S.E.) dengan jurusan Akuntansi, melanjutkan pendidikan S2 Ekonomi Pembangunan di Universitas Gadjah Mada (UGM), dan memperoleh gelar Doktor S3 Administrasi Publik di Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Sebelum terjun ke dunia politik, Sirajudin lama berkarier sebagai birokrat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut, terutama dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Bolmut sebelum akhirnya terpilih menjadi Penjabat (Pj) Bupati Bolmut pada 2023 hingga 2024, kemudian terpilih kembali dalam Pilkada 2024 sebagai Bupati Bolmut untuk periode 2025-2030, dilantik pada 20 Februari 2025.

LHKPN Sirajudin Lasena
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) untuk tahun periodik 2025, yang dilaporkan pada 29 Maret 2026, Sirajudin memiliki total harta kekayaan senilai Rp 1.204.416.050. Sebelum dikurangi utang sebesar Rp 260.171.046, total hartanya mencapai Rp 1.464.587.096. Rincian harta tersebut mencakup tanah dan bangunan senilai Rp 810.000.000, alat transportasi dan mesin Rp 326.000.000, harta bergerak lainnya Rp 202.500.000, kas dan setara kas Rp 126.087.096, dengan total utang Rp 260.171.046.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Kumparan.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.