Connect with us

PERISTIWA

Dua Kebakaran Hutan Landa Penajam Paser Utara dalam Sehari

Dua peristiwa kebakaran hutan terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara, menghanguskan lebih dari 11 hektare lahan.

Published

on

PANTAU24.com – Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, mengalami dua peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam satu hari pada Rabu (19/8). Kebakaran tersebut terjadi di Kecamatan Penajam dan Kecamatan Babulu, menghanguskan lebih dari 11 hektare lahan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Nurlaila, menjelaskan bahwa laporan kebakaran pertama diterima di Kelurahan Sepan, Kecamatan Penajam, dengan luas area terbakar mencapai 10,65 hektare. “Peristiwa pertama terjadi di RT 03 Kelurahan Sepan, Kecamatan Penajam. Kebakaran itu berada di lahan milik warga bernama Ayong Antony, merupakan eks lahan PT. Greaty Sukses Abadi,” ujarnya.

Nurlaila menambahkan bahwa api mulai menyala sekitar pukul 13.15 Wita dan dilaporkan ke Pusdalops BPBD PPU pada pukul 13.23 Wita. Tumpukan semak belukar, pepohonan, serta kayu besar menjadi bahan bakar kebakaran yang harus dihadapi oleh tim gabungan dengan menggunakan mobil tangki dan mesin portabel. “Dalam penanganan Karhutla ini, kami dikerahkan tim gabungan secara maksimal,” sebutnya.

Kejadian karhutla kedua terjadi di RT 10 Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, dengan luas lahan sekitar 1 hektare yang terbakar. Kebakaran ini dikarenakan aktivitas pembakaran sampah yang menjalar ke area sekitar. “Berbeda dengan Karhutla di Sepan, untuk di Babulu Darat pelaku pembakaran sampah yang memicu kebakaran telah diamankan polisi,” tegas Nurlaila.

Nurlaila juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan atau mengolah sampah dengan cara membakar, mengingat cuaca kering sangat berpotensi memicu bencana karhutla susulan. “Kami imbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah yang dapat memicu Karhutla,” himbaunya.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.