Connect with us

Bolmong

Pemkab Bolmong Uji Coba Alsintan Modern di Mojokerto, Dorong Produktivitas Petani

Published

on

PANTAU24.COM – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) terus menggenjot penguatan sektor pertanian yang selama ini menjadi penopang utama perekonomian daerah. Salah satu langkah yang ditempuh yakni melakukan uji coba alat dan mesin pertanian (alsintan) modern di Mojokerto, Kamis (9/4).

Uji coba tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi bersama Wakil Bupati Dony Lumenta. Keduanya mencoba traktor bermerek Kenza sebagai bagian dari upaya mendorong modernisasi peralatan pertanian di daerah.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi dalam pengolahan lahan, yang selama ini masih banyak mengandalkan metode konvensional.

Traktor yang diuji coba tersebut dinilai memiliki keunggulan karena tidak hanya digunakan untuk pengolahan lahan padi, tetapi juga bisa dimanfaatkan pada berbagai komoditas lain seperti jagung, kacang-kacangan, hingga tanaman hortikultura. Fleksibilitas ini diharapkan dapat menunjang upaya diversifikasi pertanian di Bolmong.

Melalui pemanfaatan teknologi pertanian modern, proses pengolahan lahan diharapkan menjadi lebih cepat dan hemat biaya, serta berdampak langsung pada peningkatan hasil produksi petani.

Fakta menarik dan bermanfaat

Sebagai salah satu lumbung beras di Sulawesi Utara, Bolmong memegang peran penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Karena itu, transformasi sektor pertanian melalui mekanisasi terus didorong sebagai langkah strategis pemerintah.

Bupati Yusra Alhabsyi menegaskan, penerapan alsintan modern tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi kerja, tetapi juga sebagai upaya mendorong kesejahteraan petani.

Menurutnya, modernisasi menjadi kunci untuk memperkuat daya saing sektor pertanian Bolmong sekaligus menjaga stabilitas produksi pangan.

Ke depan, Pemkab Bolmong akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas penggunaan traktor tersebut sebelum diterapkan secara luas di kawasan pertanian. (Advertorial)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply