Bolmong
Puting Beliung Hantam Dumoga Tenggara, Puluhan Rumah Warga Rusak
PANTAU24.COM – Angin kencang yang disertai puting beliung melanda Kecamatan Dumoga Tenggara, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, pada Kamis siang (2/4/2026). Akibat kejadian tersebut, puluhan rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi, terutama pada bagian atap.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 WITA itu berdampak di dua desa, yakni Desa Tapadaka Utara dan Desa Tapadaka I. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong mencatat, di Desa Tapadaka Utara terdapat 41 rumah terdampak yang dihuni 43 kepala keluarga atau 161 jiwa, termasuk 16 warga lanjut usia dan 14 balita. Sementara di Desa Tapadaka I, sebanyak 5 rumah mengalami kerusakan dengan total 6 kepala keluarga atau 21 jiwa, termasuk 2 balita. Mayoritas kerusakan disebabkan oleh terpaan angin yang merusak bagian atap bangunan.
Setelah menerima laporan dari pemerintah desa dan warga melalui call center Pusdalops, BPBD Bolmong segera menurunkan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana untuk melakukan asesmen awal serta penanganan darurat di lokasi kejadian.
Di sisi lain, Pusdalops BPBD terus memantau perkembangan cuaca melalui data citra satelit BMKG serta menyampaikan peringatan dini kepada masyarakat guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem susulan. Hingga kini, kondisi di wilayah terdampak dilaporkan mulai berangsur normal. Warga yang sebelumnya mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa kerusakan dan melakukan perbaikan sementara. Cuaca di lokasi juga terpantau cerah berawan.
Sejumlah kebutuhan mendesak yang diperlukan warga antara lain material perbaikan atap seperti seng, paku, balok kayu, serta terpal untuk penanganan darurat.
Sehari berselang, Jumat (3/4/2026), Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow menyalurkan bantuan bagi warga terdampak. Penyerahan bantuan dipusatkan di Balai Pertemuan Desa Tapadaka Utara.
Wakil Bupati Dony Lumenta menyerahkan bantuan secara langsung, didampingi Sekretaris Daerah Abdullah Mokofinta bersama sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah.
Adapun bantuan yang diberikan berupa paket kebutuhan anak, kasur lipat, terpal, selimut, perlengkapan keluarga, tambahan gizi bagi balita, air mineral, serta paket bahan pokok. Bantuan tersebut menjadi bagian dari respons cepat pemerintah daerah untuk membantu warga yang terdampak sekaligus mengurangi dampak psikologis pascabencana.
Dony Lumenta menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut, namun bersyukur karena tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa itu.
Pemerintah daerah, kata dia, akan menurunkan tim verifikasi dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman bersama BPBD guna melakukan pendataan lanjutan. Pendataan ini diperlukan untuk menghitung kebutuhan material bangunan agar proses perbaikan rumah warga dapat segera dilakukan.
Ia memastikan penanganan pascabencana dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan agar pemulihan kondisi masyarakat di wilayah terdampak dapat berlangsung lebih cepat.




You must be logged in to post a comment Login