Connect with us

ADVERTORIAL

Shalat Idul Fitri Pemkab Bolmong Berjalan Khusyuk, Pj Bupati Limi Mokodompit Tampil Sebagai Khatib

Published

on

Pj Bupati Bolmong, Limi Mokodompit tampil sebagai khatib pada shalat Idul Fitri di Desa Kopandakan II, Kecamatan Lolayan. (Foto: Marshal Datundugon)

BOLMONG, PANTAU24.COM-Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menggelar Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah di lapangan olah raga Desa Kopandakan II, Kecamatan Lolayan, Rabu, 10 April 2024.

Menariknya, Penjabat (Pj) Bupati Bolmong, Limi Mokodompit tampil sebagai khatib. Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bolmong, Yahya Fasa bertindak sebagai imam shalat ied.

Shalat yang diikuti pemerintah dan masyarakat Desa Kopandakan II bersama segenap jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama Pemkab Bolmong itu berlangsung khusyuk serta penuh khidmat.

Turut hadir pula, Ketua TP-PKK Kabupaten Bolmong, Ny Iryanti Suleha Mokodompit Uswanas bersama anak-anak termasuk Anggota DPRD Provinsi Sulut terpilih, Feramitha Tiffani Mokodompit.

Sementara itu, khutbah Idul Fitri, yang disampaikan Pj Bupati Limi Mokodompit dengan tema “Idul Fitri dan Pesan Perdamaian Pasca ramadhan” itu mampu meciptakan suasana haru di tengah jamaah shalat ied.

Fakta menarik dan bermanfaat
Pj Bupati Bolmong, Limi Mokodompit disampingi Camat Lolayan, Faisal Manoppo saat tiba di lokasi pelaksanaan shalat ied. (Foto: Marshal Datundugon)

Menurut Limi dalam khutbah yang ia sampaikan, bahwa pesan ini semestinya mampu diungkap sebagai bagian dari petunjuk Allah SWT, yang senantiasa ditanamkan dalam hati sanubari setiap insan beriman yang telah tercerahkan dengan rangkaian amaliyah ramadhan.

Baca Pula:  Pemkab Bolmong Terbaik SPBE se-Sulut

“Namun pada kenyataannya tidak semua orang mampu menangkap pesan ini, sehingga terkadang ibadah ramadhan dilakukan sekedar menggugurkan syarat ibadah saja,” kata Limi.

Ia juga menyinggung soal Pemilu yang baru saja selesai, yang mengingatkan semua bahwa demokrasi tidak sekadar melakukan sirkulasi dan ritual kekuasaan tanpa makna, tetap harus dimaknai bahwa demokrasi merupakan sarana untuk menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera.

“Jangan sampai kita hanya menjadikan pesta demokrasi sekadar instrumen melegitimasi kepentingan para elit partai politik dan kelompok tertentu,” ungkapnya.

Dipenghujung khutbah, suasana seketika berubah haru saat khatib mengajak seluruh jamaah shalat ied untuk bersama-sama mendoakan orang-orang tercinta terutama kedua orang tua yang telah tiada.

Pj Bupati Bolmong, Limi Mokodompit bersama Sekda, Abdullah Mokoginta melaksanakan shalat Idul Fitri 1445 H di lapangan olahraga Desa Kopandakan II, Kecamatan Lolayan. (Foto: Marshal Datundugon)

Khatib dalam hal ini Pj Bupati tampak menahan isak. Suaranya bergetar, menahan tangis yang hampir pecah.

“Ya Allah, ya Rabb, di hari yang penuh sukacita ini, ajarkanlah kami agar senantiasa menempatkan-Mu ditempat yang paling agung, karena kami sadar seringkali dunia ini lebih kami pentingkan daripada Engkau ya Allah.

Baca Pula:  Segera Dihelat, Peserta SKB CPNS Bolmong Bebas Pilih Lokasi Pelaksanaan

Ya Allah, wahai yang maha Menatap, wahai yang maha Agung dan maha Perkasa, Engkaulah yang Maha Tahu, ampunilah sebusuk apapun diri-diri kami selama ini, ampuni sekelam apapun masa lalu kami, tutupi seburuk apapun aib-aib kami, ampunilah kami ya Allah. Bukakan lembaran-lembaran baru yang bersih yang menggantikan lembaran yang kelam, masa lalu kami.

Ya Allah, ampuni dan selamatkan orang tua kami, baik yang masih hidup maupun yang telah tiada, ya Allah. Ampuni jika selama ini kami telah menzhaliminya, jadikan sisa umur kami menjadi anak yang tahu balas budi, ya Allah,” ungkap Limi dalam doa.

Foto bersama usai shalat Idul Fitri. (Foto: Marshal Datundugon)

Diakhir khutbah, Limi Mokodompit selaku Pj Bupati Bolmong juga menyempatkan diri untuk pamit mengakhiri masa jabatannya pada Mei 2024 mendatang.

“Saya akan kembali ke Manado sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulut. Untuk itu, pada kesempatan yang sangat mulia ini, perkenankakn saya atas nama pribadi dan keluarga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin jika ada salah dan khilaf selama menjalankan roda pemeritahan di Kabupaten Bolmong selama kurang lebih 2 Tahun berjalan. Semoga kita semua senantiasa dalam perlindungan Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, dan akan dipertemukan kembali pada waktu dan kesempatan yang akan datang,” pungkasnya. (Advertorial)