Batik di Tengah Latihan Bersama Super Garuda Shield 2023

  • Share

Sejumlah peserta latihan Super Garuda Shield Tahun 2023 terlihat menikmati belajar membuat motif batik tulis di salah satu stan UMKM di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) 5 Marinir Baluran Jawa Timur. Salah satunya personel militer dari Amerika Serikat Bryan Jheser. Ia menuturkan membuat batik tulis merupakan pengalam pertama yang menyenangkan dan menantang bagi dirinya.

“Saya senang belajar tentang budaya dan berpartisipasi dalam kegiatan di sini. Sangat menyenangkan,” ujar Bryan Jheser setelah belajar membatik di stan UMKM sebelah lapangan Puslatpur, Kamis (31/8/2023).

Masih soal batik, Commanding General of I Corps Lieutenant General (LTG) Xavier T. Brunson juga menuturkan telah membeli dua baju batik dan membelikan istrinya sebuah gaun batik. Ia bercerita kepada istrinya bahwa dirinya sedang latihan di seberang perairan Bali.

Fakta menarik dan bermanfaat

“Dan dia (istri Brunson) marah padaku. Dia bilang, hai kapan kamu mengajakku ke Bali,” tutur Brunson ditemui setelah pembukaan Super Garuda Shield Tahun 2023.

Kesenangan juga disampaikan pemilik stan yang menjadi tempat belajar membatik sejumlah tentara asing yang ikut latihan Super Garuda Shield Tahun 2023 yaitu Umi Sukaisih, pemilik Sanggar Batik Seblang di Banyuwangi. Umi yang meneruskan usaha batik pendahulunya mengatakan diajak teman untuk membuka stan di latihan ini.

“Ya senang saja, sekalian ada pembukaan latihan gabungan tentara inertnasional. Ikut buka stan diajak dinas dan informasi dari teman,” cerita Umi.

Sementara Koordinator UMKM di Super Garuda Shield Tahun 2023, Mayor Chb (K) Saimah mengatakan TNI ingin menampilkan berbagai budaya Indonesia, seperti batik dalam pelatihan bersama ini. Ia menuturkan para tentara asing sebagian besar sudah mengetahui bahwa batik berasal dari Indonesia. Karena itu, ia memperkirakan mereka akan penasaran dan ingin mencoba membuat batik di tengah-tengah agenda latihan. Selain itu, Saimah menuturkan pihaknya juga mengenalkan kerajinan dan makanan Indonesia kepada tentara asing.

“Banyak kerajinan, suvenir, ada makanan Banyuwangi dan Situbondo seperti kue bagiak, singkong, dan dendeng,” tutur Saimah.

Saimah mengaku mengajak para pelaku UMKM yang berdekatan dengan lokasi latihan yaitu dari Situbondo dan Banyuwangi. Para pelaku UMKM dapat menjual berbagai produk mereka di tempat latihan.

TNI menggelar Latihan Bersama Super Garuda Shield Tahun 2023 di Pusat Latihan Tempur 5 Marinir Baluran Jawa Timur. Latihan tersebut diikuti sebanyak 2.810 prajurit TNI dan 2.165 personel militer dari negara sahabat yang berada di kawasan Indo-Pasifik.

Amerika Serikat, Australia, Jepang, Singapura, Inggris bergabung bersama Indonesia dalam latihan gabungan tersebut. Sejumlah negara juga hadir sebagai pengamat dalam latihan tersebut. Negara-negara pengamat itu mencakup Selandia Baru, Kanada, Papua Nugini, Brunei Darussalam, Prancis, Jerman, Filipina, Korea Selatan, dan Timor Leste. [sm/ab]

Sumber: VOA

  • Share

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com