Mulai Oktober, PeduliLindungi dapat Diakses melalui Aplikasi Lain

  • Share
Ilustrasi aplikasi PeduliLindungi

PANTAU24.COM-Kesulitan mengunduh aplikasi PeduliLindungi karena memori ponsel pintarnya penuh dan hal yang lainnya acap kali dialami oleh sebagian masyarakat.

Namun, mulai Oktober 2021, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan manjadikan fitur pada aplikasi PeduliLindungi dapat diakses pada aplikasi lain.

Chief Digital Transformation Office Kemenkes Setiaji mengatakan, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah platform digital, seperti Gojek, Grab, Tokopedia, Traveloka, Tiket, Dana, Cinema XXI, dan Link Aja, bahkan aplikasi dari Pemerintah DKI Jakarta, yakni Jaki.

Baca Pula:  Capaian Vaksinasi di Bawah 30 Persen, PPKM di Bolmong Kembali Level 3

Jadi masyarakat tidak harus menggunakan PeduliLindungi tetapi bisa mendapatkan fitur-fitur yang ada di PeduliLindungi pada aplikasi tersebut.

“Ini akan launching pada bulan Oktober ini. Ada proses di mana kami memerlukan beberapa model untuk bisa diakses oleh setiap orang,” katanya dikutip dari laman sehatnegeriku.kemkes.go.id, Jumat, 24 September 2021.

Fakta menarik dan bermanfaat

Selanjutnya, kata Setiaji, masyarakat yang tidak memiliki ponsel pintar dan akan melakukan perjalanan udara ataupun dengan kereta api (KA) tetap bisa teridentifikasi status hasil tes swab PCR maupun antigen dan sertifikat vaksinnya.

Baca Pula:  Siap-siap, Ibu Hamil Segera Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Syaratnya

Status tersebut bisa diketahui melalui nomor induk kependudukan (NIK) saat membeli tiket.

“Sudah kami berlakukan di bandara, misalnya di bandara itu bahkan di tiket sudah kita integrasikan. Kalau naik kereta api itu sudah tervalidasi pada saat pesan tiket, sehingga tanpa menggunakan handphone pun itu bisa diidentifikasi bahwa yang bersangkutan sudah memiliki vaksin dan ada hasil tesnya (PCR atau antigen),” katanya.

  • Share

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com