Ini Profil Vaksin Moderna, Ampuh Lawan Varian Delta

  • Share
Ilustrasi Vaksin Moderna dari SHUTTERSTOCK/oasisamuel

PANTAU24.COM-Indonesia menerima bantuan empat juta dosis vaksin Moderna dari Amerika Serikat. Sumbangan vaksin itu disampaikan Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) Jake Sullivan kepada Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi, sebagaimana pernyataan tertulis Gedung Putih, dilansir Kompas Global. Sullivan menyatakan bahwa AS mendukung Indonesia untuk bersama-sama melawan lonjakan kasus Covid-19.

“AS akan menyumbangkan empat juta dosis vaksin Moderna pada Indonesia dan akan dikirimkan sesegera mungkin melalui Covax,” kata Sullivan, Jumat, 2 Juli 2021.

Profil Moderna

Melansir Kompas Tren, vaksin Moderna sudah mendapat izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Vaksin Moderna diproduksi oleh Moderna Incorporation dan merupakan vaksin Covid-19 berbasis messenger RNA (mRNA).

Vaksin ini memiliki efikasi 94,1 persen berdasarkan hasil uji klinis fase ketiga dengan relawan dari rentang usia 18 hingga 65 tahun. Sementara ketika diberikan kepada usia di atas 65 tahyun, efikasinya menurun menjadi 86,4 persen.

Baca Pula:  28 Nakes dan 2 Non Nakes di Puskesmas Bintauna Berhasil Divaksin

Terkait keamanan, vaksin Moderna ini disebut aman untuk kelompok masyarakat dengan komorbid atau penyakit penyerta, berdasarkan uji klinis fase ketiga. Komorbid atau penyakit penyerta itu seperti paru kronis, jantung, obesitas, diabetes, penyakit liver hati dan HIV. Namun menurut Kepala BPOM Penny Lukito, vaksin Moderna ini belum bisa disuntikkan pada anak-anak di bawah 18 tahun. Vaksin ini diberikan melalui injeksi sebanyak dua kali dalam rentang waktu satu bulan.

Fakta menarik dan bermanfaat

Efek samping

Ada sejumlah efek samping ringan dari vaksin Modrerna ini. Antara lain:

  • Nyeri
  • Kelelahan
  • Nyeri di tempat suntikan
  • Nyeri otot
  • Nyeri sendi
  • Pusing
Baca Pula:  Dinkes Bolmong: Lansia Jangan Takut Divaksin Covid-19

Keluhan-keluhan itu biasanya mulai dirasakan setelah seseorang menerima dosis kedua vaksin.

Ampuh lawan varian Delta

Melansir Kompas.com, vaksin Covid-19 disebut dapat menghasilkan antibodi penawar terhadap varian Delta. Global News melaporkan bahwa penelitian dilakukan pada serum darah dari 8 peserta yang didapat sepekan setelah menerima dosis kedua vaksin, pada uji coba tahap awal. Hasilnya, vaksinasi menghasilkan antibodi terhadap semua varian, termasuk varian Beta yang pertama kali muncul di Afrika Selatan.

Vaksinasi dari vaksin Moderna ini juga menciptakan antibodi untuk 3 varian corona lainnya, Kappa dan Delta. “Data baru ini mendorong dan memperkuat keyakinan kami bahwa vaksin Covid-10 Moderna harus protektif terhadap varian yang baru terdeteksi,” kata Kepala Eksekutif Moderna Stephane Bancel.(*)



  • Share

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com