Diduga Menelantarkan Anak, Ashanty Bakal Dilaporkan ke KPAI

Ashanty dan anak angkatnya putra

PANTAU24.COM-Abdul Hamim Jauzi, dari LBH Keadilan berniat melaporkan Ashanty ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Hal itu menyusul dengan dugaan tindak penelantaran yang dilakukan Ashanty kepada anak angkatnya, Muhammad Putra.

Namun sebelum melaporkan hal tersebut, Abdul ingin melihat respons Ashanty. Dia menunggu klarifikasi istri Anang Hermansyah itu soal biaya pemutusan sekolah Putra di pesantren.

“Pertama saya melihat respon Ashanty seperti apa dulu. Ada tidak itikad baik untuk memberi keterangan,” ungkap Abdul saat jumpa press di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu 6 Februari 2021.

Menurutnya, Ashanty tetap akan dilaporkan KPAI kalau tidak memberikan jawaban yang memuaskan. Dia merasa Putra cukup dirugikan atas kasus ini.

Baca Pula:  Bikin Kisruh soal Anak Angkat, Ashanty Siap Perkarakan LBH Keadilan

“Ketika tidak ada (klarifikasi), ini ada hak pendidikan yang dirugikan. Putra ini dirugikan. Biasanya kita akan melaporkan ke KPAI,” tuturnya.

Fakta menarik dan bermanfaat

Namun laporan bakal dilakukan, setelah mendapat persetujuan dari orang terdekat Putra.

“Tergantung nanti, saya juga mau bicara dengan kakaknya. Apa pun karena masih ada kakaknya. Meskipun saya sebagai warga negara bisa saja menggugat karena faktanya ada kebohongan,” jelasnya.

“Saya merasa dibohongi Ashanty. Putra Ulang tahun diberi handphone, faktanya Putra tidak menerima,” sambungnya lagi.

Sebelumnya, Putra adalah bocah yang viral di media sosial karena berjualan cilok di usia yang relatif masih kecil. Setelah heboh. Abdul dan rekan-rekannya pun berinisiatif menggalang dana pendidikan untuk Putra melalui KitaBisa.

Baca Pula:  Mengapa Anang Akan Menjual Rumahnya Bernilai Puluhan Miliar?

Dana itu dikelola untuk keberlangsungan hidup Putra dan saudara kandungnya.

Dari situ Anang Hermansyah dan Ashanty pun menghampiri Putra dan mengatakan akan membiayai pendidikan Putra sebagai anak angkat. Hanya saja, pasangan selebritis tersebut tidak mengadopsi Putra secara hukum.

Karena dijanjikan akan dibiayai, Putra yang sebelumnya sekolah di SD di Jurangmangu, Ciputat, Tangerang Selatan dipindahkan ke sebuah pesantren di Bogor, Jawa Barat.

Hanya saja, kini pendidikan yang baru ditempuh selama satu semester tiba-tiba diputus secara sepihak oleh Ashanty.

Sumber: Suara.com

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com