Astaga! 113 Warga Kombot Belum Terima BLT-DD Periode November-Desember 2020

Kantor Desa Kombot, Kecamatan Pinolosian.
Kantor Desa Kombot, Kecamatan Pinolosian.

BOLSEL, PANTAU24.COM-Sebanyak 113 orang warga Desa Kombot, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terpaksa gigit jari. Pasalnya, hingga kini, mereka belum menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap III Periode November-Desember Tahun anggaran 2020.

Hal itu dibenarkan Penjabat sementara (Pjs) Sangadi Desa Kombot, Irno Simbayan ketika ditemui awak media ini di Kantor Desa Kombot, Selasa 9 Februari 2021.

“Iya benar, belum disalurkan,” jawab Irno kepada wartawan.

Kendati demikian, pihaknya mengaku sudah menanyakan hal itu kepada mantan sangadi Desa Kombot sejak dua pekan lalu.

“Dua kali saya datangi pak mantan sangadi menanyakan hal itu. Jawabannya akan direalisasikan pada 31 Januari. Tapi lebih jelasnya hubungi Pak Sekdes,” ujarnya.

Fakta menarik dan bermanfaat

Terpisah, Sekretaris Desa (Sekdes) Kombot, Irul Mamonto juga menyampaikan hal yang sama. Dia menjelaskan bahwa penyaluran BLT DD ini dibagi dalam tiga tahap yakni Tahap I periode April-Mei-Juni, Tahap 2 periode Juli-Agustus-September. 

“Untuk tahap I dan II semunya sudah disalurkan,” jelas Irul.

Baca Pula:  Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Dipastikan Jatuh di Pulau Laki

Sedangkan BLT DD Tahap Tiga, kata Irul, yang sudah disalurkan baru satu bulan, yakni Oktober. Itupun disalurkan pada 2 Januari 2021.

“Jadi BLT DD Tahap Tiga yang belum diterima oleh warga yakni Bulan November – Desember,” tukasnya.

Lebih jauh Irul menjelaskan bahwa jumlah penerima BLT DD Kombot sebanyak 113 orang. Setiap orang berhak menerima 300 ribu rupiah.

“Jadi totalnya berapa?, silakan hitung sendiri. 300 ribu dikali 2 Bulan dikali 113 orang,” sahutnya.

Irul mengaku bahwa warga setempat (Penerima) juga sering menanyakan hal tersebut kepada dirinya.

“Kami juga telah menanyakan hal itu. Tapi lebih bagus langsung tanya ke Pak Sangadi (lama),” ucapnya.

Menurut dia, pencairan dana desa mengacu ke rekomendasi. Setelah keluar rekomendasi baru kemudian bendahara menarik anggaran di bank. Tapi atas persetujuan sangadi (tanda tangan). Kalau tidak ada tanda tangan sangadi, kata Irul, maka tidak bisa dicairkan.

Baca Pula:  Perangkat Desa di Bolmong akan Dicover Asuransi

“Dan Sesuai RC (Rekening koran bank) anggaran itu sudah dilakukan penarikan,” imbuhnya.

Sementara itu, mantan sangadi (Lama) Desa Kombot, Burhanudin Hattani tidak berada di rumah saat disambangi awak media ini untuk keperluan konfirmasi. Usaha untuk memperoleh nomor telepone seluler juga tak berhasil.

“Bapak tidak ada, sedang keluar rumah. Nomor HP-nya tidak ada,” singkat Istri Burhanudin.

Terpisah, salahsatu warga  Desa setempat, Rukminto Paputungan meminta kepada pemerintah desa atau pihak yang terkait agar segera menyalurkan hak rakyat itu.

“Ini masih dalam situasi pandemi. Tolonglah berikan. Itu hak mereka walaupun waktunya sudah lewat. Apalagi kami kami tau anggarannya sudah ditata,” singkat Rukminto saat dimintakan tanggapannya.

Disisi lain, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Ronal Ismail membeberkan bahwa Dana Desa Tahun 2020 se Kabupaten Bolsel sudah dicairkan semua.

“Iya, 81 Desa sudah cair semua,” singkatnya.

Penulis: Rinto Binolombangan

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com