/

Tanggap Darurat Bencana Tak Menyurutkan Semangat Paskibraka Bolsel Jalani Masa Karantina

Anggota Paskibraka Bolsel saat menjalani latihan. (Foto: Dispora Bolsel)

BOLSEL, PANTAU24.COM-Cuaca ekstrim yang tengah melanda wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) saat ini tidak menyurutkan semangat para anggota Paskibraka di daerah itu. Buktinya, Senin 3 Agustus 2020, para anggota Paskibraka yang akan bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT kemerdekaan RI ke 75 tahun 2020 yang terdiri dari putra-putri pelajar dan anggota TNI-Polri itu mulai menjalani masa karantina.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bolsel, Arsad A Gobel selaku penanggung jawab kegiatan mengatakan, kegiatan tersebut tetap harus dilaksanakan sesuai dengan mekanisme, meski di tengah kondisi cuaca yang terbilang ekstrim saat ini.

Baca Pula:  HUT RI, 75 Tahun: Tonton Film-Film Perjuangan Ini

“Para anggota Paskibraka harus tetap fokus agar dapat menjalankan tugas dengan baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan,” kata Arsad.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemuda, Nurlaila Gobel menambahkan, meski Bolsel saat ini dalam status tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor, tapi menurut dia, peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2020 mendatang harus tetap disukseskan.

“Memang untuk peringatan tahun ini tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya. Karena selain status tanggap darurat, juga masih dalam situasi pandemi Covid-19. Tapi, tetap harus digelar dengan baik dan sukses,” tambahnya.

Fakta menarik dan bermanfaat
Baca Pula:  Pemkab Bolmong Sukses Gelar Peringatan Detik-detik Proklamasi di Tengah Pandemi Covid-19

Di sisi lain, dirinya berharap peran serta dari purna paskibraka 2019 yang terlibat dalam proses karantina untuk serius meski kondisi sekarang yang belum sepenuhnya stabil. “Kerja sama tim dan disiplin adalah kunci kesuksesan kegiatan ini,” sahutnya.

“Apalagi semangat adik-adik paskibra begitu antusias mengikuti seluruh tahapan hingga karantina. Peringatan upacara kali ini hanya melibatkan 10 personil pengibar bendera di dampingi anggota Polri dan TNI,” pungkas Nurlaila Gobel.

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com