Connect with us

PERISTIWA

BNPB Siagakan Helikopter untuk Tangani Banjir Bandang Luwu Utara

Banjir bandang melumpuhkan akses keluar masuk wilayah Luwu Utara melalui darat

Published

on

Helikopter yang mengangkut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo lepas landas dari Bandar Udara Andi Djemma, Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Jumat (17/7). BNPB menyiagakan helikopter jenis Dolphin tersebut untuk mendukung penanggulangan bencana banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

LUWU UTARA, PANTAU24.COM-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiagakan satu helikopter untuk membantu penanganan banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara.

Adapun pengerahan satu helikopter jenis Dolphin tersebut sesuai dengan arahan Kepala BNPB Doni Monardo, saat melakukan peninjauan kondisi pascabanjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Jumat (17/7).

Menurut Doni, helikopter itu nantinya dapat digunakan untuk keperluan seperti distribusi logistik peralatan dan juga untuk mengevakuasi warga yang terdampak.

“BNPB akan memberikan pinjaman helikopter satu unit untuk digunakan bagi Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dan juga untuk kepentingan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka evakuasi dan juga untuk kepentingan logistik,” ujar Doni.

Baca Pula:  Intensitas Siklon Tropis Seroja Meningkat, Empat Provinsi Ini Diminta Waspada

Banjir bandang yang terjadi pada Senin (13/7) lalu melumpuhkan akses keluar masuk wilayah Luwu Utara melalui darat, khususnya jalan nasional Palopo-Massamba karena tertimbun lumpur dengan ketebalan hingga 2 meter.

Fakta menarik dan bermanfaat

Selain itu, bandara Andi Djemma, sebagai pintu masuk Luwu Utara dari udara juga terdampak dan masih dalam proses pembersihan lumpur dan sisa puing yang terbawa arus banjir.

Sehingga satu-satunya alat transportasi terbaik yang dapat secara cepat menjangkau wilayah tersebut adalah helikopter.

Bantuan DSP 1 Miliar

Selain helikopter, BNPB juga memberikan bantuan berupa Dana Siap Pakai (DSP) sebesar 1 miliar yang diserahkan secara simbolis oleh Kepala BNPB Doni Monardo kepada Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani di Kantor Bupati Luwu Utara, yang juga digunakan sebagai posko dan tempat pengungsian.

Baca Pula:  Pemakaian Air PDAM di Masjid Tak Dipungut Biaya

Selain bantuan dana, BPNB melalui bidang logistik dan peralatan juga menyerahkan satu kendaraan motor trail 250cc untuk mobilitas tim yang bertugas menangani bencana banjir bandang dan bantuan berupa 10 unit tenda pengungsi dan 1.000 paket sembako bagi warga terdampak.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun tim Pusat Pengendali dan Operasi BNPB hingga Jumat (17/7), banjir bandang yang menerjang wilayah Massamba, Luwu Utara mengakibatkan 35 jiwa meninggal dunia, 67 dalam pencarian, 51 luka-luka dan 14.438 mengungsi di tiga Kecamatan meliputi Kecamatan Sabbang, Kecamatan Baebunta dan Kecamatan Masamba.