170 Orang Keracunan di Sukabumi, 2 Meninggal

PANTAU24.com – Korban keracunan di Sukabumi, Jawa Barat mencapai 170 orang. Ada sebanyak 65 orang yang dirawat di RSUD Palabuhanratu, 55 orang di RS Sekarwangi dan 50 orang lainnya mendapat perawatan di Puskesmas.

Karena banyaknya korban yang mengalami keracunan itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menetapkan kejadian ini sebagai kejadian luar biasa (KLB).

“Korban mencapai 170 orang, mendapat penanganan medis terpisah di Puskesmas Bantargadung dan dua rumah sakit di Cibadak dan Palabuhanratu. Beberapa di antaranya sudah pulang, namun ada juga yang masih menjalani observasi,” kata Kepala Dinas Kesehatan, Harun Alrasyid, Kamis (12/9/2019).

Baca Pula:  Update 15 April: Covid-19 Indonesia Bertambah 297 Kasus, Total 5.136 Kasus

Dia menyebut seluruh korban mengalami gejala mual, pusing, lemas dan muntah-muntah. Dia mengungkap sesuai aturan Kementerian Kesehatan No 2 Tahun 2013 dengan jumlah korban saat ini maka Pemkab Sukabumi menetapkan KLB.

“Dua (korban) saja sudah KLB, sesuai amanat undang-undang, seluruh pembiayaan akan ditanggung pemerintah daerah tanpa dipungut sepeser pun kepada korban,” jelasnya.

Fakta menarik dan bermanfaat

Sebelumnya, dua orang meninggal dunia akibat peristiwa tersebut. Harun menjelaskan 1 korban keracunan atas nama Rendi (9) meninggal akibat adanya penyakit lainnya.

Baca Pula:  Update Covid-19 Sulut 13 September: Manado 13 kasus baru, Tomohon 4, Bitung 7, Minahasa 2

“Pasien yang berusia 9 tahun teridentifikasi mengalami gangguan pernafasan. Untuk kasus ini Pemkab Sukabumi akan mendirikan posko hingga permasalahan ini benar-benar terungkap sekaligus fokus kepada penanganan,” ujarnya.

Dinkes sendiri sudah melakukan pengambilan sampel berikut pemeriksaan lapangan. Fakta yang ditemukan, seluruh korban mengalami keracunan usai menyantap hidangan di tetangga yang menggelar seratus harian tahlilan.

“Akibat konsumsi makanan di acara natus atau seratus harian. Kita ambil sampel dari muntahan dan sampel makanan yang tersisa, untuk hasil lab-nya baru bisa kita ketahui 1 minggu ke depan,” tuturnya.

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com