Kalaupun tetap memproduksi kapur, pembatasan akses keluar masuk daerah juga menjadi kendala karena tak ada pembeli kapur yang kebanyakan berasal dari luar daerah.
Demi keluarga, para pekerja di sektor tambang gamping di Bolaang Mongondow terus bekerja meski tidak dilengkapi alat keselamatan dan perlindungan kesehatan.