Connect with us

PERISTIWA

Iran Dituduh Serang Kapal UEA di Selat Hormuz

Iran dituduh menargetkan kapal ADNOC UEA di Selat Hormuz, memicu eskalasi ketegangan di jalur pelayaran strategis ini.

Published

on

PANTAU24.com – Uni Emirat Arab (UEA) kembali menuduh Iran melakukan serangan terhadap kapal milik perusahaan minyak negara, Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), di Selat Hormuz, pada Jumat (14/8) waktu setempat. Insiden ini menambah ketegangan di jalur pelayaran strategis yang menjadi titik utama konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Kementerian Luar Negeri UEA menyampaikan bahwa serangan tersebut adalah tindakan bermusuhan terhadap kapal yang berafiliasi dengan ADNOC.

Abu Dhabi menilai bahwa serangan terhadap kapal komersial dan penggunaan Selat Hormuz sebagai alat tekanan ekonomi adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan. ADNOC mengonfirmasi adanya serangan terhadap salah satu kapalnya di Selat Hormuz pada Jumat malam, meskipun tidak ada korban luka dilaporkan. Dalam pernyataannya yang dikutip dari kantor berita WAM, ADNOC menekankan pentingnya perlindungan terhadap pelaut serta jaminan kebebasan navigasi dan keamanan maritim.

Anwar Gargash, Penasihat Presiden UEA, menegaskan bahwa negaranya akan menjamin hak kebebasan navigasi di Selat Hormuz. “Serangan berulang terhadap kapal tanker ADNOC tidak akan menghalangi UEA menjalankan kebijakan yang seimbang dan hati-hati berdasarkan tiga pilar, yaitu pencegahan, diplomasi, dan kepatuhan terhadap hukum internasional,” ujar Gargash. Ia juga mengatakan bahwa UEA akan terus memperkuat posisi bersama dengan negara-negara Teluk untuk menjaga keamanan kawasan dan kepentingan anggotanya.

Insiden terbaru ini terjadi hanya sehari setelah UEA menuduh Iran melakukan serangan terhadap dua kapal lainnya yang terkait dengan ADNOC saat melintasi Selat Hormuz. Sepekan terakhir, ADNOC melaporkan beberapa serangan terhadap kapal tankernya di jalur tersebut, dengan laporan sebelumnya menyebutkan tiga kapal tankernya menjadi target serangan.

Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran yang sangat penting dalam konteks konflik AS-Iran. Konflik ini bereskalasi sejak perang di Timur Tengah dimulai pada Februari lalu. Sebelum itu, jalur tersebut bebas dilalui kapal-kapal dan berfungsi sebagai rute penting bagi pengiriman energi. Ketegangan di Selat Hormuz ikut mempengaruhi hubungan AS dan Iran, dengan serangan-serangan yang terjadi ikut berkontribusi terhadap runtuhnya gencatan senjata antara kedua negara pada bulan April lalu.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply