Connect with us

PERISTIWA

Omzet Penjual Atribut Merah Putih di Pasar Asemka Menurun

Penjual atribut kemerdekaan di Pasar Asemka mengeluhkan penurunan omzet dibandingkan tahun lalu menjelang 17 Agustus.

Published

on

PANTAU24.com – Para pedagang atribut dan ornamen kemerdekaan di Pasar Asemka, Jakarta Barat, mengalami penurunan jumlah pembeli menjelang Hari Kemerdekaan 17 Agustus dibanding tahun sebelumnya. Meskipun sudah memasuki H-2, pembeli lebih sedikit terlihat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “Biasanya H-3 mau 17 (Agustus)-an ramainya, kemarin juga ramai. Memang sih kalau dibandingin tahun yang lalu, ramean tahun lalu,” kata Amran, seorang pedagang topi, Sabtu (15/8/2026).

Amran yang telah berjualan topi bertema kemerdekaan selama empat tahun di Pasar Asemka mengungkapkan bahwa tahun lalu permintaan didominasi oleh topi untuk anak-anak karena karnaval dan parade. Namun, tahun ini pembeli lebih condong membeli topi bertuliskan ‘Indonesia’ untuk ibu-ibu yang akan berolahraga atau senam. “Dulu anak-anak sekarang udah kurang,” tambahnya.

Untuk menarik pembeli di tengah penurunan tersebut, Amran terpaksa menurunkan harga jual topi dari Rp 27.500 menjadi Rp 25.000. Tahun sebelumnya, ia bahkan bisa melakukan PO barang sebesar Rp 3 juta seminggu menjelang 17 Agustus, sedangkan tahun ini hanya Rp 1 juta. “Rp 25 ribu, udah saya turunin karena sepi kan,” ujarnya.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Ridwan, pedagang bendera dan ornamen merah putih lainnya di pasar tersebut. Ridwan mengeluhkan bahwa pelanggan tahun ini hanya datang untuk berjalan-jalan dan tidak sebanyak tahun lalu dalam pembelian. “Beda sama tahun kemarin, banyak orangnya aja jalan-jalan. Pembeliannya nggak terlalu kayak tahun kemarin,” katanya.

Ridwan menjelaskan, pembelian bendera biasanya ramai di awal Agustus, sedangkan aksesori lebih dicari menjelang akhir bulan. Produk seperti stiker dan hiasan sepeda menjadi pilihan utama pembeli yang datang menjelang 17 Agustus.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Detik – Berita.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.